var id = "3762c6ac7744478118b6a6a0667321830b709b85"; class="archive date no-slider content-r" layout='2'>

Monthly Archives December 2020

Apakah Ada Pengaruh Obat Tidur Bagi Ibu Menyusui dan Bayi?

            Banyak hal yang terjadi saat menjalani masa-masa membesarkan anak, salah satunya kurangnya waktu tidur. Hal ini dikarenakan sebagai ibu dan ayah harus menjaga anak yang masih bayi, karena terkadang mereka belum tidur hingga larut malam. Kondisi ini terkadang membuat ibu yang masih menyusui harus mengonsumsi obat tidur agar bisa tidur lelap meskipun tidak di malam hari.

            Kondisi dimana sulit tidur atau yang sering disebut dengan insomnia kerap dialami oleh sebagian besar ibu menyusui. Penyebab dari kondisi ini karena perubahan hormon wanita setelah melahirkan, bisa jadi juga karena kelelahan, bayi yang terbangun untuk menyusu serta gangguan emosi seperti baby blues syndrome bahkan cemas hingga depresi. Mengonsumsi obat tidur terkadang menjadi alternatif. Tetapi apakah ibu yang sedang menyusui aman untuk minum obat tidur? Apakah ada efek bagi bayi itu sendiri?

Jenis-jenis obat tidur

            Ada tiga jenis obat tidur di dunia medis. Setiap golongan mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-masing apabila memang harus dikonsumsi oleh ibu yang masih menyusui. Berikut adalah 3 golongan atau jenis-jenis obat tidur :

1.    Golongan antihistamin

Obat tidur yang tergolong jenis ini bisa dibeli bebas di pasaran. Meskipun sebenarnya obat tidur yang tergolong jenis ini biasanya digunakan untuk mengatasi batuk pilek serta alergi. Tetapi karena bisa menyebabkan kantuk, obat ini bisa juga dimanfaatkan untuk mengatasi insomnia.

Jenis obat tidur ini memiliki zat aktif berupa difenhidramin dan klorfeniramin. Dua zat aktif ini masih aman digunakan apabila digunakan dalam waktu pendek. Tetapi jika harus digunakan dalam jangka panjang, obat tidur jenis ini tidak dianjurkan. Alasannya karena bisa mengganggu produksi ASI. Tidak hanya itu, bayi juga bisa mengalami efek samping seperti gangguan tidur, sering menangis dan gelisah.

2.    Golongan benzodiazepin

Obat tidur pada golongan ini biasanya digunakan untuk penenang. Obat tidur jenis ini biasanya digunakan untuk mengatasi gangguan cemas dan sebagai obat antiepilepsi. Ibu menyusui bisa mengalami efek samping berupa gejala putus obat pada bayi yang hampir sama seperti gejala seseorang yang baru saja berhenti dari mengonsumsi narkoba.

            Obat tidur pada golongan ini bisa memberikan efek pada bayi seperti bayi mengantuk. Berdasarkan hasil penelitian pada 124 ibu menyusui yang mengonsumsi benzodiazepin, hanya 2 bayi yang mengalami penekanan pada sistem saraf otak. Hal ini berarti bahwa bayi yang mengantuk, mengalami kelemahan otot, perlekatan ketika menyusui tidak baik dan tidak berespons pada stimulasi.

3.    Golongan non-benzodiazepin

Efek dari penggunaan obat tidur pada ibu menyusui yang bisa terjadi yaitu hampir sama dengan golongan benzodiazepin tetapi masih diklaim lebih aman. Zolpidem dan eszopiclone adalah zat aktif yang ditemukan di pasaran. Berdasarkan hasil penelitian, obat tidur ini bisa membuat ASI yang keluar sedikit. Obat-obatan pada golongan ini tergolong obat keras sehingga harus mendapatkan petunjuk penggunaan dari dokter.

Apakah Ada Obat Tidur yang Aman Untuk Ibu Menyusui?

            Sebenarnya tidak ada obat tidur yang aman dikonsumsi oleh ibu yang masih menyusui. Rasa kantuk yang cukup hebat bisa terjadi dan juga efek yang dirasakan juga cukup banyak. Sehingga, penting untuk mempertimbangkan penggunaan obat tidur. Mengetahui efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan obat sangat penting dilakukan. Dapatkan informasi seputar obat di fitur obat apps yang tersedia di aplikasi Klikdokter. Masih banyak layanan seputar kesehatan yang bisa didapat dengan memiliki aplikasi ini.

Read More